Meretas jaringan komputer
Image by: Bintang.com

Meretas jaringan komputer adalah orang yang mempelajari, menganalisis, memodifikasi dan menerobos masuk ke dalam komputer dan jaringan komputer. Kejahatan di dunia maya memang sangat menyeramkan berbagai aksi kriminal bisa di lakukan di dunia maya. Mulai dari pencurian uang, mencuri data dan lain-lain dengan cara meretas komputer. Banyak sekali hacker yang sangat sadis pada saat meretas komputer yang dituju, oleh karena itu mimin ingin memberitahukan kasus-kasus hacker yang paling sadis yang pernah dilakukan di dunia ini.

Kasus-Kasus Hacker Sadis Yang Pernah Dilakukan Di Dunia!

1. Hacker Yang Melumpuhkan Satu Negara

hacker
Image by: rubik.okezone.com

Serangan meretas jaringan komputer besar-besaran ini terjadi di negara Estonia pada tahun 2007. Dimana website-website pemerintah di negara Estonia mati total, mulai dari website finansialnya sampai jaringan wifi di negara tersebut mati. Bahkan website sang Presiden dan beberapa mentrinya pun hilang secara permanen. Lebih sadisnya lagi kejadian ini berlangsung selama 21 hari, jadi dalam 21 hari warga di Estonia tidak bisa menggunakan internet, telpon dan sms. Banyak yang bilang kejadian ini disebut Web War One, dimana nama tersebut adalah plesetan dari World War One. Akhirnya setelah sekian lama diketahui bahwa dalang di balik meretas komputer ini berasal dari negara Rusia. Dari kabar yang beredar kelompok hacker yang sudah merusak segala aspek digital di negara Estonia ini tidak di sponsori dari pemerintahan Rusia. Masih belum jelas mengapa kelompok hacker tersebut menyerang negara Estonia.

2. Meretas sistem nuklir di Iran

hacker sadis
Image by: Maxmanroe.com

Pada tahun 2007, Presiden Amerika Serikat George W.Bush sedang geram dengan negara Iran dalam memperkaya diri dengan uranium, George W.bush lebih kesal lagi pada saat mendengar negara Iran berencana untuk mengembangkan roket nuklir sendiri. Akhirnya Amerika Serikat memberi peringatan terhadap Iran dengan senjata yang lebih canggih dari nuklir, yaitu cyber atau meretas jaringan komputernya. Pada saat itu Amerika Serikat menyerang sistem kontrol nuklir dari Iran dan mengatur kecepatan sentrifugal yang menjadi kunci dari pengembangan nuklir tersebut, ketika kecepatannya dipercepat atu diperlambat, yang membuat sistem tidak terkontrol dan rusak dengan sendirinya. Penyerangan jaringan komputer dengan sadis ini terjadi selama 13 hari, lebih hebatnya lagi Iran tidak mengetahui bahwa dalang di balik peretasan jaringan komputer sadis itu adalah Amerika Serikat. Akan tetapi lama kelamaan negara Iran mengetahui bahwa peneyerangan hacker itu di lakukan negara Amerika Serikat. Kisah peretasan ini akhirnya diabadikan dengan cara dibuatkan film dokumenter berjudul “Zero Days”.

BACA JUGA: 6 Negara Dengan Hacker terbaik dunia, Indonesia Salah Satunya Loh!

3. Serangan balas dendam Iran ke Amerika Serikat

cyber attack
Image by: liputanislam.com

Setelah Iran mengetahui bahwa dalang di balik peretasan jaringan komputer sistem nukir adalah negara Amerika Serikat. Negara Iran langsung menyiapkan sebuah pasukan hacker yang sangat hebat untuk menyerang negara Amerika. Iran tidak main-main dalam penyerangan balas dendam ini, dengan tegas negara tersebut membangun sebuah pasukan cyber yang didanai langsung dari negara, tidak tanggung-tanggung dana yang dikeluarkan untuk mempersiapkan dan memperkuat hacker-hacker di negaranya itu adalah 20 USD. Alhasil dari perjuangan para hacker di negara Iran ini berhasil meretas website pemerintahan Amerika seperti sektor finansial dan sistem kontrol bendungan. Bisa dibilang peretasan jaringan komputer yang dilakukan sangat sadis, karena dia mengotak ngatik angka-angka di sektor finansial Amerika. Tidak hanya Amerika yang mendapatkan dampak penyerangan cyber Iran ini, negara Arab Saudi juga mendapatkan dampak dari serangan Iran ini. Perusahaan minyak Amerika Serikat yang beroperasi di Arab Saudi, setidaknya ada 35 ribu komputer mati akibat serangan negara Iran.

4. Pencurian uang 12 Triliun Rupiah dari 100 bank

Hacker
Image by: bisnis.liputan6.com

Kejahatan yang terjadi ini bukan lagi dibilang kejahatan yang biasa. Bisa dibilang kejahatan meretas jaringan komputer ini sangat sadis, karena kerugian yang di dapat sekitar 12 Triliun Rupiah. Kejadian pencurian uang ini terjadi dalam kurun kurang lebih 2 tahun, yang melibatkan kerugian di lembaga keuangan di seluruh dunia. Dalang dari pencurian uang 12 Triliun itu adalah kelompok cyber Carbanak. Seperti data yang diungkap oleh Kaspersky Lab, Carbanak menyerang organisasi keuangan di negara: Rusia, Amerika Serikat, Jerman, China, Ukraina, Kanada, Hongkong, Taiwan, Rumania, Perancis, Spanyol, Norwegia, India, Inggris, Polandia, Pakistan, Nepal, Maroko, Islandia, Irlandia, Republik Ceko, Swiss, Brazil, Bulgaria dan Australia. Dari kabar yang beredar Carbanak bisa mencuri uang sebesar 10 juta USD per setiap serangan. Waaaw sangat mengerikan yaah, dengan gampangnya mereka mencuri uang dinegara orang lain.

5. Peretasan sistem militer Amerika Serikat

hacker sadis
Image by: thehackernews.com

Negara adikuasa seperti Amerika pasti mempunyai sistem pertahanan jaringan komputer yang sangat kuat di dunia maya, akan tetapi bagi seorang Hannover yang berkebangsaan jerman ini tidak lah sulit untuk meretas jaringan komputer sistem militer dan sebuah pusat tenaga nuklir AS. Pada jaman perang dingin antara Amerika dengan Uni Soviet, Hannover ini berhasil meretas sistem pertahanan militer dan sebuah pusat tenaga nuklir AS hanya dengan seorang diri dan komputer kesayangannya. Hasil data dari meretas jaringan komputer AS itu dia jual ke negara Unisoviet, Namun tidak lama kemudian Hannover ditemukan meninggal dengan terbakar.

Itu dia kasus-kasus meretas komputer atau menerobos masuk ke jaringan komputer dengan ilegal, hati-hati dengan dunia maya karena apapun kejahatan kriminal bisa dilakukan didunia maya.