Film indonesia

Dari tahun ketahun dunia perfilman Indonesia semakin berkembang, yang membuat banyak penduduk di Indonesia dan negara-negara lain ingin menyaksikan film-film Indonesia. Walaupun di Indonesia mempunyai aturan-aturan sensor film yang sangat ketat akan tetapi sudah banyak film Indonesia yang berhasil sukses di dunia dan mendapatkan penghargaan internasional juga.

Apa Saja Film-Film Indonesia Yang Masuk Ke Kedalam Kancah Internasional?

1. The Raid (2011)

film indonesia

Sudah tidak usah di ragukan lagi  ini adalah Film action yang patut diperhitungkan. Film Indonesia ini di buat pada tahun 2011 yang meraih paling banyak apresiasi dari dunia film internasional. Sampai sekarang menurut mimin film ini lah yang terbaik di indonesia. Film ini dibintangi oleh Iko Uwais yang di sutradarai  Gareth Evans. penghargaan yang didapat oleh The Raid :

  • Toronto International Film Festival (TIFF) – 2011 – The Cadillac People’s Choice Midnight Madness Award
  • Festival Film Internasional Dublin Jameson – 2012 – Dublin Film Critics Circle Best Film
  • Terpilih menjadi penutup sesi FrightFest dalam Festival Film Glasgow 2012
  • Salah satu dari 11 film yang menjadi Spotlight dalam Festival Film Sundance 2012
  • 28th Imagine Film Festival – 2012 – Sp!ts Silver Scream Award
  • Festival Mauvais Genre di Tours, Prancis – 2012 – Prix du Public

Film ini adalah hasil kerja sama antara Garet Evans dan Iko Uwais setelah film aksi pertama mereka yaitu merantau yang diluncurkan pada tahun 2009. Sama halnya dengan Merantau, dalam proyek ini mereka juga menonjolkan seni bela diri tradisional Indonesia, Pencak silat dalam tata laga mereka.

2. Laskar pelangi (2008)

laskar pelangi

Film ini merupakan karya yang diambil dari buku Laskar pelangi yang ditulis oleh Andrea Hirata. Skenarionya ditulis oleh Salman Aristo dan dibantu oleh Riri Riza dan Mira Lesmana. Film ini sudah mencetak angka penonton yang sangat tinggi yaitu sekitar 4,9 juta orang, menjadikannya film terbanyak ditonton di Indonesia keempat pada tahun 2008. Selain di indonesia film ini juga mendapatkan penghargaan dari luar negeri yaitu :

  • Berlin International Film Festival – 2009 – Nominated: Best Movie
  • Asian Film Awards (Hongkong) – 2009 – Nominated: Best Movie
  • Asian Film Awards (Hongkong) – 2009 – Nominated: Best Editor.
  • Internasional Festival of Films for Children and Young Adults (Iran) – 2008 – The Golden Butterfly Award: Best Movie

Akan tetapi novel laskar pelangi yang di buat oleh Andrea Hirata, tidak semua dimasukan ke dalam film laskar pelangi. Terdapat bagian-bagian yang di tambahkan dan di kurangkan oleh sutradara demi memperbagus film, dan untuk pembuatan film ini benar-benar melakukan syuting di bangka belitung sama seperti novel laskar pelangi dimana tempat kejadian nya juga dibagka belitung.

3. Sang pemimpi (2009)

sang pemimpi

Film sang pemimpi adalah novel kedua dari karya Andrea Hirata yang merupakan lanjutan dari film laskar pelangi yang menceritakan kisah anak-anak muda yang berkerja keras untuk menggapai mimpinya walaupun banyak sekali cobaan yang dihadapinya, tidak mau kalah dari film pertamanya yaitu laskar pelangi. Sang pemimpi ini juga banyak mendapatkan penghargaan perfilman di internasional yaitu :

  • The 3 Castles Award
  • Premio Juvenile Award Fici
  • Asian Feature Film Competition
  • Pemenang best Film by the Spanish Youth Jury
  • Castello D’ORO

Itu adalah penghargaan internasional yang di dapatkan film sang pemimpi yang membuat film ini mendapatkan perhatian di dunia.

4. Modus Anomalia (2012)

Modus anomalia

joko anwar selaku sutradara modus anomalia, berhasil membuat seketika tegang para penontonnya karena filmnya yang sangat mengerikan, yang membuat film ini disukai oleh masyarakat luar dan mendapatkan penghargaan internasional yaitu :

  • diputar di festival film terbesar kedua di Amerika Serikat, South By Southwest (SXSW).
  • Bucheon Award di Korea Selatan.

Modus Anomalia merupakan film tegang yang dirilis pada tanggal 26 April 2012. Film ini disutradarai oleh Joko Anwar, film ini dibintangi oleh Rio Dewanto dan Hanna Al Rasyid. Tonton film ini sendirian sambil di temani cemilan sangat cocok.

5. Daun diatas bantal (1998)

Daun diatas bantal

Film ini hasil garapan Garin Nugroho, yang menceritakan kehidupan 3 anak jalanan di yogyakarta walaupun mereka miskin mereka ingin keluar dari zona itu dan mendapatkan kehidupan yang layak dan berpendidikan. Akhirnya mereka menjual ganja, mengemis dan bekerja serabutan lainnya. Film ini sangat memberikan inspirasi sekali yang membuat film ini mendapatkan penghargaan di kancah internasional yaitu :

  • Asia-Pacific Film Festival – 1998 – Best Actress – Christine Hakim.
  • Asia-Pacific Film Festival – 1998 – Best Film.
  • Singapore International Film Festival – 1999 – Unggulan dalam kategori Silver Screen Award Best Asian Feature Film – Garin Nugroho.
  • Tokyo International Film Festival – 1998 – Special Jury Prize – Garin Nugroho.

itu dia penghargaan yang di dapatkan film daun diatas bantal. Selain di indonesia film daun diatas bantal juga dirilis dalam bahasa Inggris dengan judul Leaf on a Pillow.

6. Pasir Berbisik (2001)

Pasir berbisik

Film Indonesia lainnya yang mendapatkan perhatian dunia adalah Pasir Berbisik yang di sutradarai oleh Nan Achnas. Selain cerita di dalam film ini yang bagus, pemandangan gunung bromo yang sangat indah juga yang membuat masyarakat luar tertarik dengan film ini. Penghargaan internasional yang sudah di dapatkan film ini adalah :

  • Asia-Pacific Film Festival  – 2001 – Best Cinematography Award.
  • Asia-Pacific Film Festival  – 2001 – Best Sound Award.
  • Asia-Pacific Film Festival – 2001 – Jury’s Special Award For Most Promising Director.
  • Festival Film Asiatique Deauville – 2002 – Best Actress – Dian Sastrowardoyo.
  • Festival Film Antar Bangsa Singapura ke-15 – Best Actress – Dian Sastrowardoyo.

Ini adalah film yang bercerita anaknya yang di tinggalkan ayahnya sejak kecil, yang membuat anaknya kangen kepada ayahnya akhirnya anak itu suka berkhayal bertemu ayahnya dan juga sering menempelkan teliganya ke pasir untuk mendengarkan bisikan.

BACA JUGA: Film “The Guys” Gandeng Artis Cantik Thailand

7. Headshot (2016)

Head shot

Film ini adalah garapan Mo brothers yaitu Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel, yang dibintangi Iko Uwais yang membintangi film the raid dan merantau juga. Film ini juga banyak sekali mendapatkan perhatian dari luar dan penghargaan film internasional, berikut penghargaan internasional yang di dapatkan:

  • L’Etrange Festival Paris
  • Fantastic Fest
  • Austin Texas
  • Festival Beyond Fest
  • Los Angeles
  • Mayhem Film Festival Nottingham Inggris
  • Irish Film Institute Horrorthon
  • Rio De Janeiro International Film Festival
  • Busan International Film Festival.

Itu adalah penghargaan yang film ini dapatkan, Film ini termasuk ke dalam film action dan banyak sekali ketegangan yang terjadi di film ini yuk di tonton.

Itulah 7 film indonesia yang berhasil mendapat perhatian dan penghargaan per filman internasional. Jadi orang indonesia kamu harus menyukai film indonesia jangan menghina karena itu adalah produk film dari negara kita sendiri.