sosok affandi
image by: carajuki.com

1 Mei, selain diperingati sebagai hari Buruh Internasional juga diperingati sebagai hari lahir sosok seniman lukis Indonesia, Affandi Koesoema. Gak heran kalo kamu buka Google Doodles hari ini bakal muncul sosok Affandi ini. Nah, oleh sebab itu HalloBro bakal ngulas biografi tentang sosok Affandi ini. Cek ya!.

Sosok Affandi

sosok affandi
image by: indonesianwildlifeart.com

Nama lengkapnya adalah Affandi Koesoema, lahir di Cirebon pada tanggal 1 Mei 1907. Merupakan seorang pelukis berbakat yang pernah dimiliki bangsa Indonesia. Ia dikenal sebagai maestro lukis dengan gaya abstrak dan romantisme. Dalam melukis Affandi dikenal produktif loh, tercatat sepanjang hidupnya ia telah menciptakan lebih dari 2000 karya lukis.

Pendidikan

pendidikan affandi
image by: commons.wikimedia.org

Affandi menerima pendidikan formal yang cukup tinggi loh pada zamannya, yang hanya segelintir anak negeri bisa mendapat pendidikan seperti itu. Ia bersekolah di Holland Inlandsche School (HIS), Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO), dan Algemeene Middelbare School (AMS). Lalu, berkat bakat dalam melukisnya, Affandi mendapat beasiswa kuliah ke India. Namun, saat tiba disana, ia ditolak karena ia dinilai sudah gak perlu pendidikan lagi dalam seni lukis. Wuih, hingga akhirnya biaya kuliahnya digunakan Affandi untuk mengadakan pameran keliling India.

Teknik Melukis Affandi

sosok affandi
image by: ragamseni.com

Teknik melukis yang dilakukan Affandi cukup unik. Pertama ia membasahi permukaan dengan minyak cat, lalu warna-warna ditumpahkan langsung dari tube ke permukaan kanvas. Gak jarang juga Affandi menggunakan jari dan tangan nya untuk mengusap dan menggoreskan cat pada kanvas. Untuk melukisnya pun Affandi tidak memerlukan waktu yang lama, selama berhari-hari. Namun, sebelum melukis biasanya Affandi membutuhkan waktu yang lama untuk menghayati dan memahami objek yang akan dilukisnya.

Pameran

sosok affandi
image by: u-in-u.com

Pada tahun 1943, Affandi mengadakan pameran tunggal pertamanya di Gedoeng Poetra Djakarta yang pada saat itu sedang berlangsung pendudukan tentara Jepang di Indonesia. Namun, setelah itu Affandi melakukan pameran-pameran di berbagai negara.

  1. Museum of Modern Art (Rio de Janeiro, Brasil, 1966)
  2. East-Wesr Center (Honolulu, 1988)
  3. Festival of Indonesia (AS, 1990-1992)
  4. Gate Foundation (Amsterdam, Belanda, 1993)
  5. Singapore Art Museum (1994)
  6. Centre for Strategic and International Studies (Jakarta, 1996)
  7. Indonesia-Japan Friendship Festival (Morioka, Tokyo, 1997)
  8. ASEAN Masterworks (Selangor, Kuala Lumpur, Malaysia, 1997-1998)
  9. Pameran keliling di berbagai kota di India
  10. Pameran di Eropa (London, Amsterdam, Brussels, Paris, dan Roma)
  11. Pameran di Amerika (Brasil, Venezia, dan Amerika Serikat)
  12. Pameran di Australia
  13. Affandi Alive di Museum Mall Lippo Plaza Jogja

BACA JUGA: Sosok Kartini Yang Mengubah Cara pikir Bangsa Indonesia

Penghargaan

penghargaan affandi
image by: zirakarisma.blogspot.com

Pada 1977, Affandi mendapat hadiah perdamaian dari International Dag Hammershjoeld. Menjadi anggota Akademi Hak-hak Azasi Manusia yang diangkat oleh Komite Pusat Diplomatic Academy of Peace PAX MUNDI di Castelo San Manzano, Florence, Italia.

Lalu pada 1978, Pemerintah Republik Indonesia memberikan penghargaan kepada Affandi sebagai “Bintang Jasa Utama“. Sejak 1986, ia diangkat menjadi anggota dewan penyantun Institut Seni Indonesia (ISI).

Museum Affandi

museum affandi
image by: corlena.wordpress.com

Museum Affandi terletak di Yogyakarta tepatnya di jalan Laksda Adisucipto, diresmikan oleh Fuad Hassan pada tahun 1973. Di Galeri ini terdapat 1000an lebih lukisan, yang 300an diantaranya merupakan lukisan Affandi. Galeri I merupakan Lukisan Affandi yang mempunyai nilai sejarah dari awal karier hingga selesai, sehingga tidak dijual. Galeri II adalah lukisan teman-teman dari Affandi, baik yang masih hidup maupun telah tiada. Sedangkan Galeri III berisi lukisan-lukisan keluarga Affandi.

Lukisan Termahal

sosok affandi
image by: blog-senirupa

Dalam lelang karya seni bertema “Southeast Asian Modern and Contemporary Art” di Hongkong, lukisan Affandi berjudul “Bebotoh Ayam  (Man with a Fighting Rooster)” terjual dengan harga HK$ 3.620.000 (Rp 3,9 miliar).

Nah, itu dia beberapa hal tentang sosok Affandi yang bisa HalloBro kasih. Affandi meninggal dunia pada Mei 1990, hingga akhir hayatnya, sosok Affandi ini tetap menggeluti seni lukisnya. Wuih, salut!. Akhir kata, Keteladanan yang bisa kita petik dari sosok Affandi ini adalah kesederhanaan nya, dan walaupun Affandi tidak suka dengan teori-teori, ia menunjukkan bahwa lebih penting kerja secara nyata yang dibuktikan dengan kesungguhan profesinya sebagai pelukis.